Nusantara Lama Indonesia Jaya
Sorotan

Nusantara Lama Indonesia Jaya

Bukan dongeng atau khayalan ketika ada kerajaan kuno nusantara yang bernama majapahit dapat menguasai seantero jagat, mulai Filipina, Malaysia, Singapura, hingga bagian selatan thailand. Menggambarkan bukan hanya memiliki pasukan perang yang ditakuti tapi juga memiliki semangat luhur dalam menjaga dan mempersatukan nusantara di masa itu, bagaimanapun nama besar Majapahit yang kala itu disegani kawan dan lawan, pun harus musnah karna perang saudara baik yang memperebutkan singgasana maupun idiologi.

Indonesia yang setahu saya berasal dari kata “East Indies” merupakan pemberian bangsa-bangsa eropa saat itu,yang entah suatu kebetulan atau tidak sampai sekarangpun bangsa kita masih terus mencari jati dirinya.Masih banyak konflik yang dilatar belakangi karena perbedaan suku, ras, agama, atau bahkan yang saat ini masih sangat-sangat tergambar jelas di berbagai macam sosial media,konflik karena perbedaan dalam memilih calon presiden, ya perebutan singgasana dengan mengorbankan etika, tata krama yang sudah sedari dulu bangsa kita tanam, sekarang harus menerima kenyataan pahit bahwa semangat indonesia raya harus kembali terkoyak antar anak bangsa, silahkan kawan-kawan membaca, bagaimana banyak negara di timur tengah atau bahkan beberapa negara di afrika yang harus menjalani hidup tragis karena perpecahan antar bangsanya sendiri.

Ops ngomong-ngomong soal pemilihan Presiden yang memang sangat sulit kalau dilihat negara ini dicengkram oleh cincin api menjadikan Indonesia menjadi “negara cincin api” yang sepanjang tahun 2018 terjadi banyak sekali bencana alam. Pemilihan umum Presidentahun inipun seakan-akan panggung perang saudara paling sengit seantero jagat.Ingat Ya!! lagi-lagi yang menderita adalah saudaramu sendiri. Mengingat menjadi Presiden Indonesia bukan perkara yang mudah mengingat bencana alam yang akan terus menghampiri di sepanjang tahun 2019, belum lagi perang proksi ke depan adalah perang mencari lahan atau sumber daya baru, termasuk perpindahan penduduk di seantero Eropa, Amerika, atau yang terdekat Tiongkok yang hampir jumlah penduduknya 1.5 milyar. Jadi mari kita dukung dan bangkitkan rasa nasionalisme bangsa kita, dan benar-benar dapat merasakan kemerdekaan yang seutuhnya.

Segelas kopi dan sambil merokok dan membayangkan bagaimana raut wajah Gajah Mada saat mengatakan“Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tañjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa”. Ra mung ngomong “Jek Penak Jamanku To?” lha opo tho iki…

Sekian.

Gambar:tumblr.com

Post Comment